Washington DC

Debat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) terakhir bakal digelar pada 22 Oktober mendatang. Ada perubahan peraturan yang diterapkan yakni mikrofon kedua capres, Donald Trump dan Joe Biden, mau dimatikan pada bagian-bagian tertentu selama debat berlangsung.

Seperti dilansir CNN , Selasa (20/10/2020), perubahan aturan itu diumumkan Komisi Debat Kepresidenan AS pada Senin (19/10) waktu setempat. Keputusan ini diambil oleh Premi Debat karena debat capres pertama pada 29 September berujung kacau saat Trump terus-menerus menginterupsi Biden yang berbicara.

“Kami merasa nyaman bahwa tindakan ini mencapai keseimbangan yang tepat dan demi kepentingan rakyat Amerika, buat siapa debat ini digelar, ” tegas Komisi Debat Kepresidenan AS, menyatakan bahwa perubahan aturan telah disetujui kedua tim kampanye capres.

Aturan untuk mematikan ataupun mute mikrofon capres akan benar demikian. Pada awal masing-masing bagian dari total enam segmen pikiran nantinya, masing-masing capres akan diberi waktu dua menit untuk membalas pertanyaan. Selama sesi tersebut, mikrofon capres lawannya akan dimatikan.

“Berdasarkan aturan debat dengan disepakati, masing-masing kandidat memiliki periode dua menit tanpa interupsi untuk memberikan pernyataan pada awal setiap segmen yang berdurasi 15 menit. Pernyataan ini akan dilanjutkan dengan sesi diskusi terbuka, ” sahih Komisi Debat Kepresidenan AS di pernyataannya.

“Kedua awak kampanye pekan ini kembali menguatkan persetujuan mereka untuk aturan besar menit tanpa interupsi, ” imbuh pernyataan itu.

“Komisi hari ini mengumumkan bahwa untuk menegakkan aturan yang telah disepakati, satu-satunya kandidat yang mikrofonnya hendak menyala selama periode dua menit adalah kandidat yang memiliki benar menjawab. Untuk keseimbangan setiap segmen, yang dirancang untuk tujuan dialog terbuka, mikrofon kedua kandidat mau menyala, ” terang Komisi Debat dalam pernyatannya.