Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta

Sebuah patung hasil karya seniman asal Jerman, Fritz von Graevenitz, menjelma sorotan publik usai dikeluarkan dari kampus St Mary College di Moraga, San Francisco, Amerika Serikat.

Patung berbentuk seorang bocah dengan burung elang tersebut dibuat dalam lembaga merayakan kemenangan Partai Nazi di awal-awal Perang Negeri ke-2. Patung itu biar diangkut dari museum kampus dan disimpan dalam suatu gudang.

“Kami ingin mencabutnya agar kita bisa mempelajarinya, ” tutur Margaret Kasimatis dari pihak kampus melalui surat kaya yang dilansir dari San Francisco Chronicle.

Diambilnya patung tersebut merupakan imbas dari tuntutan online yang diajukan sebab tiga mahasiswa di sana yakni Sara Mameesh, Melanie Moyer dan Venessa Ramirez.

Mereka menyebut patung tersebut adalah Nazi Art dan memaksa pihak kampus untuk mencopotnya karena dianggap tak sesuai secara yang diajarkan di di dalam kampus Katolik tersebut.

Selain itu itu juga menuntut permintaan maaf dari pihak kampus.

“St Mary seharusnya malu dengan hal tersebut, ” komentar salah utama netizen yang mengisi petisi online tersebut.

“Antisemitisme tak boleh ada di St Mary, ” tulis lainnya.

Patung bertajuk Falcon Boy itu dibawa ke kampus sejak 50 tahun cerai-berai oleh seorang profesor seni yang mengajar di kian. Pihak kampus pun membaca jika momen ini dianggap sebagai waktu yang benar untuk mengkaji tentang susunan seni dan identitas politik sang seniman dalam skala yang lebih luas sedang.

“Kami mau menggunakan momen ini buat melakukan debat publik mengenai seniman, sejarah dan konteks politik di tempat dia tinggal, dalam cakupan yang lebih luas lagi daripada aspek etis tentang kecil publik, termasuk pada situasi, tujuan dan dampaknya, ” ungkap Kasimatis.

Falcon Boy dibuat sebab von Graevenitz pada 1953 atau enam tahun pra ia meninggal dunia. Patung tersebut dianggap melambangkan Adolf Hitler dengan lambang Nazi yakni seekor elang.

von Graevenitz juga termasuk dalam daftar seniman yang disukai oleh Hitler dan disebut sebagai God Favored-list yang kerap menyumbangkan karya seninya untuk menunjukkan supremasi Nazi di asing bidang militer.

Simak Video ” Italia Kembalikan Karya Seni Curian Saksi Bisu Tragedi 2015
[Gambas:Video 20detik]
(ass/doc)